K-Muricata Bantu atasi Kanker Payudara

Mayati, 49tahun, Depok, Jawa Barat

“Saya menderita kanker payudara sejak tahun 2009. Dokter memberikan hasil mamografi dan USG, dan menyarankan untuk segera operasi, namun saya memilih mencari alternative pengobatan lain, saya mendatangi klinik-klinik herbal di Jakarta hingga suatu hari saya ke Penang Malaysia, disana saya dibiopsi dan dari hasil tersebut oleh dokter disana saya disarankan untuk segera melakukan operasi agar kanker payudara tidak meradang/menyebar ke bagian tubuh yang lain. Namun saya kekeh tidak mau dan takut untuk menjalani operasi, sayapun sempat berobat secara tradisional di Muar (Johor Bharu).

Saat pulang Indonesia saya berkenalan sesama penumpang pesawat yang kami tumpangi, kamipun bercerita tujuan kami ke negeri Jiran tersebut, beliau terkaget-kaget saat mendengar cerita saya, beliau menyarankan saya untuk coba konsumsi herbal asli Indonesia ngapain jauh-jauh ke Malaysia hanya ketemu dukun disana wong di Indonesia adalah gudangnya pengobatan herbal kok, katanya sambil bercanda. Saya mencoba konsumsi K-Muricata yang disarankan beliau, awal saya minum herbal K-Muricata badan saya terasa sangat tidak enak pegal, mual, diare bahkan ada sedikit pendarahan, sayap merasa sangat takut kenapa penyakit saya bertambah parah setelah saya minum herbal ini, sayapun memberitahukan kepada kenalan saya yang merekomendasikan saya untuk minum K-Muricata.

Dengan penuh khawatir saya sampaikan apa yang saya alami. Dengan santai bapak tersebut menjawab, ibu jangan takut, reaksi itu sudah biasa bila yang konsumsi bermasalah yang cukup serius seperti ibu, itu namanya healing krisis, berarti minuman herbal tersebut sedang bereaksi membongkar penyakit ibu dan nanti akan menyembuhkannya itu sangat bagus reaksinya buat ibu, moga-moga dalam waktu dekat ibu akan segera sembuh, Amin.

Saya percaya, oleh karena itu sayapun terus konsumsi K-Muricata karena minggu kedua saya konsumsi reaksinya sanagt-sangat baik badan saya terasa sangat sehat tidak ada lagi diare apalagi pendarahan. Sebulan kemudian saya menjumpai dokter saya dan minta untuk di mamografi lagi, dokterpun kaget kenapa saya datang hanya untuk di mamografi, hasilnya Alhamdulillah, sangat mengagetkan saya dan juga dokter karena kanker ganas yang tadinya sudah mulai menyebar ke organ tubuh saya yang lain kini sudah jinak, darah saya sudah normal dan kata dokter, ibu dapat mukjizat neh kayaknya patut disyukurin bu…. Iya pak dokter saya mendapat mukjizat ini berkat herbal K-Muricata, terima kasih dokter saya pamit dulu ! Dokterpun bengong tak paham apa yang saya maksudkan, yang penting saya sudah menemukan kembali semangat hidup dan ketenangan batin saya. Hingga saat ini saya terus konsumsi K-Muricata untuk mencegah adanya bibit-bibit kanker yang lain. Terima kasih Tuhan”.

 

K-Muricata Ampuh atasi Kanker Payudara dan Diabetes akut

Betino 63 tahun, Kediri, Jawa Timur

Saya divonis dokter kanker payudara stadium 3 dan saya juga menderita diabetes. Gula darah saya paling rendah 300 sehingga dokterpun tidak berani untuk biopsi. Karena saya takut untuk dikemoterapi saya konsumsi macam-macam herbal termasuk rebusan daun sirsak, tetapi hasilnya tidak banyak perubahan, kanker saya tidak teratasi juga gula darah saya tetap tinggi. Akhirnya saya konsumsi K-Muricata yang katanya bisa membasmi kanker.

Hari pertama saya minum K-Muricata 1 x 1 sachet/hari perut saya terasa mual, nggak bisa makan dan muntah terus, awalnya saya ketakutan karena reaksinya seperti itu, keesokan harinya saya terus konsumsi K-Muricata, dan perut saya sudah tidak terasa mual dan muntah lagi, hari ke-3 saya menaikkan dosisnya menjadi 3 x 1 sachet/hari, K-Muricata dan 2 x 1 sachet/hari Amazon Berries untuk menetralkan gula darah saya. Saat saya tambahkan Amazon Berries, dalam 2 hari gula darah saya sudah turun menjadi 150. Hingga hari ini saya terus konsumsi kedua produk tersebut untuk membasmi bibit-bibit kanker yang masih tersisa.

 

K-Muricata Bantu atasi Kanker Usus

H. Ramli, 48thn, Jakarta

Saya susah makan, kalau makan langsung muntah, dan perut nyeri, saya ke dokter, kata dokter saya sakit kanker usus stadium tiga. Selain sakit perut, saya juga menderita diare dan sesak napas serta pusing. Saya hanya bisa tiduran, jika duduk sebentar saja saya tidak sanggup. Saya sudah 5 bulan diopname di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Setelah agak membaik, saya minta keluar rumah sakit. Bulan lalu saya dikunjungin seorang teman lama dan memberikan saya K-Muricata 1 sachet, saya minum siang kira-kira setengah gelas, pusing saya sudah lumayan reda sehingga saya bisa duduk berlama-lama (hampir 1 jam) kami ngobrol.

Setelah dua hari saya konsumsi K-Muricata dengan dosis 2 X 1 sachet, perubahan mulai nyata, tidak mual, kalau makan tidak muntah lagi, perutnya tidak sakit dan nyeri, bahkan saya bisa jalan dengan antusias. Wah, doa saya dalam hati, saya sembuh ya Allah, terima kasih. Tapi saya tetap minum K-Muricata, bahkan saya naikkan frekuensinya menjadi 3 kali sehari. Dalam waktu 3 kurang lebih 2 minggu saya kembali ke dokter dan periksa, hasilnya, alhamdulillah, hasil labnya ‘tertulis’ penyakit kanker saya sembuh. Walau sudah sembuh, saya tetap minum sehari 1 sachet K-Muricata untuk pencegahan.