Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat

Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat, Jangan Biasakan Menahan Kencing, Ini Bahayanya Bagi Prostat, – Kebiasaan menahan kencing sangat tidak sehat untuk tubuh dan tidak disarankan oleh dokter. Selain membuat risiko timbulnya batu ginjal membesar, kelenjar prostat yang berfungsi sebagai pabrik cairan mani bisa ikut kena imbasnya.

Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat

Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat, Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih sehingga kencing yang tertahan dikatakan oleh dr Yudi Amiarno, SpU, dari RS Tarakan bisa ‘merembes’ menyebabkan infeksi. Penyakit infeksi prostat yang disebabkan oleh menahan kencing ini sangat sulit disembuhkan total sehingga seseorang sebaiknya menghindari kebiasaan tersebut.

“Ada dua jenis infeksi prostat: ada yang bakteri dan ada yang non bakteri. Kalau yang non bakteri ini lebih susah pengobatannya karena sembuh kambuh sembuh kambuh. Dia tidak ada kumannya jadi enggak bisa dikasih antibiotik,” papar dr Yudi dalam acara seminar kanker prostat di Gubuk Makan Mang Engking, Serpong, Tangerang, seperti ditulis beberapa waktu lalu.

"Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat"Gejala yang ditimbulkan infeksi prostat beragam. Dalam tingkatan ringan pengidap infeksi bisa merasa nyeri jika duduk terlalu lama dan jika kasusnya sudah berat pendarahan bisa terjadi yang terlihat ketika air mani keluar bercampur darah.

Meski demikian dr Yudi mengatakan infeksi prostat tak menyimpan bahaya yang mengancam jiwa. Namun sekali lagi gejala ini muncul timbul dan tentunya akan mengganggu kenyamanan pasien. Dokter biasanya hanya bisa memberi obat-obatan untuk meredakan gejala namun tak bisa mengobati 100 persen.

“Penyakit ini tidak berbahaya dan tidak menular tapi sangat membuat pengidapnya tidak nyaman. Jadi kalau sekali kena infeksi prostat itu sudah susah,” tutup dr Yudi.

Kena Kanker Prostat, Apakah Seorang Pria Bisa Jadi Mandul?

Penyakit kanker prostat yang prevalensinya turut bertambah seiring usia menjadi perhatian serius terutama bagi kaum pria. Beberapa orang khawatir jika sudah terserang kanker prostat maka dirinya akan jadi mandul dan tak bisa memiliki keturunan.

Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat. Dalam sebuah acara seminar edukasi kanker prostat di Serpong, dr Yudi Amiarno, SpU, dari RS Tarakan menerima banyak pertanyaan tentang kanker dan hubungannya dengan fungsi seksual seorang pria. Salah satu pertanyaan meminta penjelasan apakah kanker prostat bisa membuat seseorang alami kemandulan.

dr Yudi menjawab bahwa kekhawatiran tersebut kurang tepat. Pasalnya kanker prostat dan pengobatannya tak berperan langsung dalam fungsi reproduksi yang bisa menyebabkan kemandulan.

“Kalau seseorang kena kanker prostat dan itu stadiumnya sudah tinggi, itu kita akan berikan anti hormon. Jadi hormon testosteronnya direndahkan. Itu dia akan sangat mengganggu ereksi karena libido turun,” kata dr Yudi pada seminar di Gubuk Makan Mang Engking, Serpong, Tangerang, seperti ditulis Minggu beberapa waktu lalu.

Belum Tentu Penyakit Serius, Prostat Juga Bisa Membesar Secara Alami

Seiring bertambahnya usia beragam keluhan kesehatan bisa muncul. Salah satu keluhan yang umum datang pada pria adalah masalah gangguan saluran kemihnya karena pembesaran kelenjar prostat.

Kelenjar prostat yang terdapat di bawah kandung kemih berfungsi sebagai pabrik pembuat air mani. Seiring bertambahnya usia kelenjar akan membesar dan menekan saluran kencing sehingga mengganggu seperti dijelaskan oleh dr Yudi Amiarno, SpU, dari RS Tarakan.

Pembesaran prostat bisa menyebabkan gejala seperti sulit kencing, selalu terbangun malam untuk kencing, dan kencing yang sulit tuntas. dr Yudi mengatakan penyebab pembesaran tersebut dikarenakan hormon testosteron yang ada dalam tubuh dan sebetulnya normal terjadi.

“Jadi prostat secara alami setelah 40 tahun akan membesar. Bukan karena makanan atau hubungan kelamin. Nah setelah umur 60 tahun setengah populasi pria itu akan mengeluh gangguan prostat,” ujar dr Yudi dalam acara seminar kanker prostat di Gubuk Makan Mang Engking, Serpong, Tangerang, seperti ditulis beberapa waktu lalu.

Jika prostat sudah tumbuh terlalu besar dan mengganggu, dokter bisa memberikan tindakan. Seseorang akan dipasangkan selang kateter yang membuka paksa saluran kencing dari ujung penis sampai kandung kemih.

Pembesaran prostat ini tak bisa dicegah dan mungkin bisa tak menimbulkan masalah. dr Yudi menjelaskan yang terpenting adalah kemana arah dari pembesaran prostat.

“Dia gak bisa dicegah karena alami tumbuh, seperti rambut uban saja. Kalau tidak ada keluhan ya sudah tak usah diapa-apain. Nah pertumbuhan prostat ini apakah ke luar atau ke dalam menyumbat saluran yang tidak bisa kita kontrol. ” tambah dr Yudi.

Menahan Kencing Bahaya Kanker Prostat. Untuk mengetahui apakah gangguan saluran urine diakibatkan oleh pembesaran prostat atau penyakit dr Yudi menyarankan agar memeriksakan diri secara teratur antara enam bulan atau setahun sekali.

Ampuh Cegah Gangguan Prostat, Dokter Sarankan Pria Dewasa Rajin Makan Tomat

Pembesaran prostat merupakan bagian dari proses penuaan yang kerap memicu banyak masalah. Untuk menghambat progresivitas gangguan tersebut, dokter menyarankan kaum pria untuk rajin-rajin makan tomat.

“Kalau yang masih muda-muda, makanlah tomat 300 gram tiap hari,” kata dr Anna Khuzaimah, MKes, Kepala Balai Pengobatan Tradisional Masyarakat (BTKM) Makassar, beberapa waktu lalu.

Tapi tidak sembarangan, cara makan tomat ada aturannya agar manfaatnya maksimal. Karena kandungan yang berperan dalam menghambat perbesaran prostat adalah lycopene, maka sebaiknya tomat dipanaskan dulu sebelum dimakan.

“Kalau langsung dimakan, kita cuma dapat vitamin-vitamin yang larut air. Sebaiknya dipanaskan dulu, tapi disarankan tidak dipanggang,” tambah dr Anna.

Menurut dr Anna, konsumsi sayur dan buah seperti halnya tomat bisa juga digolongkan sebagai pengobatan tradisional. Bahan-bahan tersebut tersedia di alam, berkhasiat dan sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat.

Bentuk pengobatan tradisional lainnya seperti jamu, akupunktur dan akupresure belakangan mulai marak dikembangkan. Pendekatan saintifik dan integrasi dengan pengobatan modern membuatnya makin diterima sebagai terapi komplementer. Sumber : Detikhealth/www.obatherbal-alami.com

Leave a Reply

health