Makanan yang Dihindari Jika Memiliki Radang Usus

Makanan yang dihindari Jika Memiliki Radang Usus, – Penyakit lambung tak bisa lepas dari daftar makanan dan kegiatan yang perlu Anda hindari agar tidak membuat kondisi lebih parah. Hal ini terutama berlaku bagi penderita radang usus. Menu makan dan nutrisi sering menjadi perhatian khusus bagi orang-orang penderita kondisi ini.

Makanan yang Dihindari Jika Memiliki Radang Usus

Apa itu radang usus? Radang usus adalah kondisi yang menyebabkan peradangan dan luka dalam usus. Meski penyakit radang usus dapat terjadi pada segala usia, penderita radang usus sering didiagnosis sebelum berusia 30 tahun dan lebih banyak terjadi pada laki-laki dari pada perempuan.

Dua jenis umum penyakit radang usus adalah  penyakit Crohn dan ulcerative colitis.

Penyakit Crohn biasanya mempengaruhi bagian akhir usus kecil dan usus besar, meskipun juga dapat mempengaruhi setiap bagian dari usus. Peradangan ini dapat membuat lubang di dinding usus. Penyakit Crohn menyebabkan diare, striktur (penyempitan), fistula (bukaan yang tidak normal), dan malnutrisi. Penyakit Crohn berkesempatan tinggi kambuh walaupun sudah operasi.

Ulcerative colitis  sering mempengaruhi usus besar, menyebabkan diare berdarah. Peradangan ini tidak terjadi pada dinding usus, sehingga dapat disembuhkan dengan operasi.

Meskipun diet tidak dapat menyembuhkan penyakit radang usus, pola makan dapat membantu mengontrol gejalanya. Makan makanan yang tepat dapat mencegah ulserasi dan mengurangi peradangan. Dokter sering merekomendasikan menu makan disertai obat-obatan untuk mengontrol kondisi ini.

Bagaimana saya harus mengubah kebiasaan diet jika saya memiliki penyakit radang usus?

Makanan yang dihindari jika memiliki radang usus, Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda hindari:

  • Makanan pemicu dan makanan alergi: Penderita radang usus sering memiliki makanan pemicu radang usus, yaitu makanan yang bisa membuat gejala mereka lebih buruk. Mereka mungkin juga memiliki makanan alergi, yaitu makanan yang menyebabkan reaksi imun. Anda harus menghindari makanan ini jika menderita radang usus.
  • Buah-buahan dan sayuran (terutama buah berkulit): Buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan serat yang tinggi. Perut Anda tidak dapat mencerna serat dan makan makanan berserat tinggi dapat membuat gejala lebih buruk. Anda dapat membuat buah dan sayur lebih mudah di makan dengan dikukus, dipanggang, atau direbus.
  • Umumnya, sayuran memiliki kandungan serat yang lebih tinggi seperti dalam brokoli, kembang kol, kacang-kacangan, biji-bijian, jagung, dan popcorn. Anda mungkin akan diberi tahu untuk membatasi serat atau melakukan diet rendah residu jika Anda mengalami penyempitan usus (striktur).
  • Kacang, plum, dan popcorn: Kacang, kacang-kacangan dan biji penuh dengan nutrisi. Namun, mereka tinggi lemak dan protein, yang buruk bagi pencernaan Anda yang terganggu. Ditambah makanan tersebut keras, sulit dicerna sehingga dapat mengiritasi perut Anda.
  • Makanan tinggi lemak: Makanan berlemak, seperti mentega, margarin, saus krim, dan makanan yang digoreng dapat menyebabkan diare. Terutama jika Anda memiliki penyakit Crohn, Anda tidak bisa mencerna lemak normal.
  • Kafein dan alkohol: Alkohol dan minuman berkafein memperparah diare, sedangkan minuman bersoda sering menghasilkan gas. Cobalah untuk minum banyak cairan setiap hari. Air adalah pilihan terbaik.
  • Makanan pedas: Makanan pedas dapat membuat tanda-tanda dan gejala lebih buruk.
  • Produk susu: Bagi orang dengan intoleransi laktosa, susu bukanlah pilihan. Namun, orang-orang penderita radang usus juga melaporkan produk susu menyebabkan diare, sakit perut, dan gas.
  • Porsi makan yang besar: Anda mungkin akan merasa lebih baik makan lima atau enam porsi kecil sehari ketimbang dua atau tiga porsi yang lebih besar.

Menu makan Anda memiliki dampak besar pada gejala penyakit radang usus. Meskipun mengubah menu makan tidak menyembuhkan, ini dapat membantu Anda mengelola gejala dan mencegah kondisi memburuk. Ketika Anda menghilangkan suatu makanan dari menu makan Anda, ingatlah untuk memberikan nutrisi yang sama dari sumber makanan atau suplemen lain. Sumber : hellosehat.com.

Baca juga : 

Leave a Reply

health